Minggu, 18 Maret 2012

Perkembangan Mouse


Perkembangan dunia teknologi informasi dapat dikatakan memang sangat cepat, bahkan sering kali bagi sebagian orang merasa bahwa perkembangan baik software maupun hardware melebihi kebutuhan manusia. Komputer desktop maupun laptop telah banyak sekali mengalami perkembangan untuk peningkatan kinerja dan kehandalannya, namun ada salah satu perangkat komputer yang hingga saat ini masih terus digunakan karena keberadaannya dalam mempermudah hubungan antara manusia dengan komputernya sangat vital, yaitu Mouse.

Mari kita sedikit mengulas perangakat kecil yang sangat penting namun sering kali terabaikan ini.

       Mouse, atau yang dalam bahasa Indonesianya disebut tikus, sering kita gunakan sehari-hari. Ternyata, banyak perkembangan mouse dari awal mulanya dibuat hingga mouse canggih yang sangat populer saat ini. Mouse mengalami perkembangan yang cukup signifikan walaupun terkesan lamabat apabila dibandingkan dengan perkembangan perangkat keras lainnya. Mouse pertama ditemukan oleh Douglas Engelbart dari Stanford Research Institute pada tahun 1963.
Mouse adalah satu dari beberapa alat penunjuk (pointing device) yang dikembangkan untuk oN Line System (NLS) milik Engelbart. Selain mouse, yang pada mulanya disebut “bug” atau dalam bahasa Indionesianya “kumbang”, juga dikembangkan beberapa alat pendeteksi gerakan tubuh yang lain, misalnya alat yang diletakkan dikepala untuk mendeteksi gerakan dagu. Karena alasan kenyamanan dan kepraktisannya, mouse-lah yang akhirnya dipilih.

      Mouse pertama berukuran besar, dan menggunakan dua buah roda yang saling tegak lurus untuk mendeteksi gerakan ke sumbu X dan sumbu Y. Engelbart kemudian mematenkannya pada 17 November 1970, dengan nama penunjuk posisi X-Y untuk sistem tampilan grafis (X-Y Position Indicator For A Display System). Pada waktu itu, sebetulnya Engelbart bermaksud pengguna memakai mouse dengan satu tangan secara terus-menerus, sementara tangan lainnya mengoperasikan alat seperti keyboard dengan lima tombol.

Mouse Bola
      Perkembangan selanjutnya dilakukan oleh Bill English di Xerox PARC pada awal tahun 1970. Ia menggunakan bola yang dapat berputar kesegala arah, kemudian putaran bola tersebut dideteksi oleh roda-roda sensor di dalam mouse tersebut. Pengembangan tipe ini kemudian melahirkan mouse tipe Trackball, yaitu jenis mouse terbalik dimana pengguna menggerakkan bola dengan jari jempolnya, yang populer antara tahun 1980 sampai 1990. Xerox PARC juga mempopulerkan penggunaan keyboard QWERTY dengan dua tangan dan menggunakan mouse pada saat dibutuhkan saja. Mouse saat ini mengikuti desain École polytechnique fédérale de Lausanne (EPFL) yang diinspirasikan oleh Professor Jean-Daniel Nicoud.

Mouse Optikal
      Selain mouse bola, saat ini banyak digunakan mouse optikal. Mouse optikal lebih unggul dari mouse bola karena lebih akurat dan perawatannya lebih mudah dibandingkan mouse bola. Mouse optikal tidak perlu dibersihkan, berbeda dengan mouse bola yang harus sering dibersihkan karena banyak debu yang menempel pada bolanya sehingga menghambat putaran pada roda-roda sensor gerak vertikal dan horizontalnya dan berakibat mouse seolah-olah tidak merespon gerakan dari pengguna.
       Mouse optikal pertama dibuat oleh Steve Kirsch dari Mouse Systems Corporation. Mouse jenis ini menggunakan LED (light emitting diode) dan photo dioda untuk mendeteksi gerakan mouse. Mouse optikal pertama hanya dapat digunakan pada alas (mousepad) khusus yang berwarna metalik bergaris-garis biru—abu-abu. Mouse optikal saat ini dapat digunakan hampir di semua permukaan padat dan rata, kecuali permukaan yang memantulkan cahaya. Mouse optikal saat ini bekerja dengan menggunakan sensor optik yang menggunakan LED sebagai sumber penerangan untuk mengambil beribu-ribu frame gambar selama mouse bergerak. Perubahan dari frame-frame gambar tersebut diterjemahkan oleh chip khusus menjadi posisi X dan Y yang kemudian dikirim ke komputer.

Mouse Laser
      Mouse laser pertama kali diperkenalkan oleh Logitech, perusahaan mouse terkemuka yang bekerja sama dengan Agilent Technologies pada tahun 2004, dengan nama Logitech MX 1000. Logitech mengklaim bahwa mouse laser memilki tingkat akurasi 20 kali lebih besar dari mouse optikal. Dasar kerja mouse optikal dan mouse laser hampir sama, perbedaannya hanya penggunaan laser kecil sebagai pengganti LED digunakan oleh mouse optikal. Saat ini mouse laser belum banyak digunakan, mungkin karena harganya yang masih mahal.
Dari semua perkembangan mouse, yang tidak banyak berubah adalah jumlah tombolnya. Semua mouse memiliki tombol antara satu sampai tiga buah. Mouse pertama memiliki satu tombol. Kebanyakan mouse saat ini, yang didesain untuk Microsoft Windows, memiliki dua tombol.        Beberapa mouse modern juga memiliki sebuah Wheel untuk mempermudah scrolling. Sementara itu, Apple Macintosh memperkenalkan mouse satu tombol.
     
      Mouse modern juga mengalami inovasi pada saran konektivitasnya pada komputer, yaitu menggunakan teknologi wireless seperti Infra Red, gelombang radio ataupun Bluetooth. Mouse wireless yang populer saat ini menggunakan gelombang radio ataupun Bluetooth. Sedangkan mouse yang menggunakan Infra Red kurang begitu populer karena jarak jangkauannya yang terbatas, selain itu juga kurang praktis karena antara mouse dan penerimanya tidak boleh terhalang dan harus berada pada rentang sudut tertentu.

      Dengan mengenali jenis-jenis mouse, maka kita akan mengerti mouse seperti apa yang kita butuhkan. Iklan dalam dunia teknologi informasi saat ini sangat gencar, apabila kita tidak membekali diri dengan pengetahuan dasar maka tidak menutup kemungkinan kita akan membeli brang yang sebetulnya tidak kita perlukan. Sebuah sisi baik dari kemauan mempelajari dan menggunakan dengan baik apapun perangkat yang kita miliki adalah paling tidak dapat menghindarkan kita dari sifat konsumtif yang berlebihan dan juga dapat mengatasi permasalahan yang mungkin terjadi disuatu hari dengan peralatan kita tersebut.

10 Mouse Komputer Unik


Mouse (tetikus) merupakan salah satu alat penunjang yang mungkin tidak bisa dipisahkan dalam aktivitas ngeblog. Dengan menggunakan mouse tersebut, kita akan mudah mengklak-klik sesuatu di komputer atau saat online.
      Seiring perkembangan ilmu dan teknologi, bentuk mouse pun mengalami perkembangan. Nah, di bawah ini adalah foto-foto 10 mouse unik yang mungkin belum pernah Anda lihat sebelumnya.
No
Nama
Foto
1
Ring Air Mouse
air-ring-mouse
2
Wiimouse
wii-mouse
3
Hand warmer mouse
mouse-hand-warmer
4
Choikawadeco Mouse
disco-ball-mouse
5
Mouse Mouse
mouse-mouse
6
Steampunk Mouse
steampunk-mouse
7
Alien Mouse
alienmouse
8
Star Mouse
star-mouse
9
Heart Monitor Mouse (bisa memonitor detak jantung)
heat-mouse
10
The T-800 of Mice
steel-mouse

Sejarah Mouse


Mouse merupakan salah satu perlengkapan komputer meskipun apabila tidak ada juga komputer masih bisa beroperasi, akan tetapi dengan menggunakan mouse maka kerja kita akan menjadi lebih cepat dan menghemat waktu, lebih cepat dan efisien. Maka tidak ada salahnya jika kita sedikit melihat sejarah perkembangan mouse itu sendiri

      Mouse pertama kali ditemukan oleh Douglas Engelbart dari stanford Research Insitute pada tahun 1963. Mouse adalah suatu alat yang terdiri dari beberapa alat penunjuk ( pointing device ) yang dikembangkan untuk oN Line System (NLS) milik Engelbard. Selain mouse yang awalnyya disebut "bug", juga dikembangkan beberapa alat deteksi gerakan tubuh lainnya yang diletakkan di kepala dan dagu. Karena kenyamanan dsalam penguunaannya, mouse dipilih dan dikembangkan. Mouse pertama yang diciptakan berukuran besar, dan menggunakan dua buah roda yang saling tegak lurus utnuk mendeteksi gerakan ke sumbu Xdan sumbu Y. Engelbart kemudian mematenkan nya pada 17 November 1970, dengan nama penunjuk posisi X-Y untuk sistem tampilan grafis (X-Y position Indicator For A Display System).
Pada waktu itu, sebetulnya Engelbart beraksud pengguna mouse dengan satu tangan secara terus menerus, sementara tangan yang lainnya mengperasikan alat seperti keyboard dengan lima tombol.

      Perkembangan selanjutnya dilakukan oleh Bill English di Xerox PARC pada awal tahun 1970, yang menggunakan bola berputar kesegala arah, putaran tersebut dideteksi oleh roda-roda sensor didalam mouse tersebut. Pengembangan inilah yang melahirkan mouse tipe trackball, yaitu mouse terbalik dimana pengguna menggerakkan bola dengan jari.Pada tahun 1980 - 1990 Xerox mempopulerkan penggunaan keyboard QWERTY dengan dua tangan dan menggunakan mouse pada saat dibutukan saja. Mouse sekarang ini mengikuti desain Ecole Polytechnique federale de lausanne (EPFL) yang diinspirasikan oleh profesor Jean-Daniel Nicoud. Jenis yang paling akhir adalah mouse optic dan yang paling mudah dalam perawatannya serta penggunaannya. Mouse jenis ini tidak erlu dibersihkan pada bagian bolanya karena banyak nya debu yang menempel. Mouse optikal pertamakali dibuat oleh Steve Kirsch dari Mouse Systems Corporation. Mouse jenis ini menggunakan LED (Light emitting diode) dan photo dioda untuk mendeteksi gerakan mouse. Mouse optikal petamakali hanya dapat digunakan pada alas (mousepad) khusus yang berwarna metalik bergaris biru - abu-abu. Seiring perkembangan jaman mouse sekarang ini dapat digunakan disemua permukaan yang padat dan rata, kecuali permukaan yang memantulkan cahaya. Mouse saat ini bekerja dengan menggunakan sensor optik yang menggunakan LED sebagai sumber penerangan untuk mengambil beribu-ribu frame gambar selama mouse bergerak.

      Dan jenis mutakhir dari mouse adalah yang berteknologi laser, pertamakali diperkenalkan oleh logitech, perusahaan mouse terkemuka yang bekerja sama dengan Agilent Technologies pada tahun 2004, dengan nama logitech MX 1000. Logitech mengklaim bahwa mouse laser memiliki tingakt akurasi yang 20 kali lebih besar dari mouse optikal. Meskipun dasar kerja dari mouse optikal dengan mouse laser sama hanya berbeda pada laser pengganti LED. Meskipun begitu jenis mouse ini belum banyak dipergunakan diperkirakan harganya yang masih mahal.
Dari sekian banyaknya perkembangan dari awal sampai yang terakhir yang tidak berubah dari mouse adalah jumlah tombolnya. Semua mouse memiliki tombol satu sampai tiga buah. Mouse pertama memiliki satu tombol. Kebanyakan mouse saat ini, yang didesain oleh microsoft Windows, memiliki dua tombol. Beberapa mouse modern juga memiliki sebuah wheel untuk memudahkan scrolling. Sementara Ael memperkenalkan mouse satu tombol, yang tidak berubah hingga kini. Mouse modern juga sudah banyak yang tanpa kabel, dengan menggunakan teknologi wireless seperti infra red, gelombang radio ataupun bluetooth. Mouse wireless yang populer saat ini menggunakan gelombang radio dan ataupun bluetooth. Sedangkan mouse yang menggunakan infrared kurang begitu populer karena jarak jangkaunya yang terbatas, selain itu juga kurang begitu praktis karena antara mouse dengan penerimanya tidak boleh ada penghalang.
      Sysgration”Mouse” plus phone VoIPMouse ini didesain oleh perusahaan penyedia jasa digital telephone atau VoIP (Voice over Internet Protocol). Fungsi utamanya tetap sama seperti mouse biasa. Tapi, begitu bagian atasnya dibuka, langsung berubah menjadi ponsel model flip. Selain keypad, mouse ponsel ini juga dilengkapi layar LCD monochrome. Memungkinkan untuk mengirim dan menerima SMS. Jadi, para pengguna komputer tidak harus beranjak jika menerima telefon secara tiba-tiba. Pointer Wireless ”Mouse” bermanfaat untuk presentasi Inilah wireless mouse yang dapat digunakan layaknya mouse biasa, namun tanpa alas.
      Pengguna dapat menggerakkan pointer-nya meski mouse tidak diletakkan pada mouse pad. Maklum, scroll ball diletakkan di bagian atas, dan bolanya dapat bergerak ke segala arah. Beda dengan mouse biasa, yang scroll ball-nya terletak di bagian bawah dan hanya dapat bergerak maju mundur. Dengan sumber tenaga dua buah baterai AA, mouse ini dapat di-charge lewat kabel USB yang terkoneksi ke komputer. Dilengkapi laser pointer, amat cocok buat mereka yang sering menggelar presentasi. Harganya 150.000 yen. Mouse MX518 Fungsi maksimal untuk para ”gamer”. Para pencinta game bakal lebih dimanjakan lagi dengan adanya mouse produk Logitech ini. Mouse ini memang unik, bentuknya seperti mouse kebanyakan namun penyok di sana-sini.
Sejarah Mouse Komputer
      Panel kontrolnya tersambung penuh ke bodi dengan roda penggulung (scroll) dapat ditekan ke bawah. Di atas dan bawah roda penggulung terdapat tombol untuk mengatur resolusi. Pengguna bisa menyetel resolusi menjadi 400, 800, atau 1.600 dpi (dot per inch), dengan prosesor image 5,8 megapixel (MP). Di atas tombol pengatur resolusi dpi terdapat tombol untuk berpindah dari satu jendela (window) aplikasi ke jendela lain yang sedang aktif di layar komputer. Fungsi tombol ini sama kombinasi tombol keyboard Alt+Tab pada sistem operasi Windows. Di sisi kiri body mouse, terdapat dua tombol untuk forward (maju) dan backward (mundur). Tombol ini dapat digunakan untuk forward dan backward situs internet yang sedang diselancari. Atau, bisa pula untuk menjalankan presentasi powerPoint dan memilih lagu MP3 pada aplikasi WinAmp. MugMouse Berfungsi jadi cangkir kopi. Berkomputer sambil minum kopi atau susu panas memang mengasyikkan. Inilah mungkin yang mengilhami desainer Louise Wictoria Klinker untuk menciptakan mouse komputer yang bisa dipakai untuk wadah minum kopi. Atau sebaliknya, bisa menjadi mug kopi yang dapat dipakai sebagai mouse komputer. Namun, saat MugMouse ini diisi dengan minuman, mugmouse harus digeser dengan lebih lambat dan hati-hati ketika dipakai bak mouse konvensional. Alhasil, pengguna pun harus lebih menyesuaikan diri dan sabar di kala memakai mouse yang diatasnya berisikan minuman tersebut.